Ketahui Gejala dan Penyebab Eksim Kering

Diposting pada
penyebab eksim kering

Penyebab eksim kering sampai sekarang memang belum diketahui secara pasti apa itu pemicunya. Tetapi pada orang yang mempunyai riwayat penyakit tertentu dapat menjadikan meningkatnya terkena penyakit ini. Penyakit yang kemungkinan besar dapat meningkatkan penyebab eksim kering diantaranya rhinitis alergi, asma dan anggota keluarga yang mengidap eksim kering. Adapun penyakit eksim kering itu sendiri ialah gangguan kulit kronis yang menyebabkan adanya ruam merah, kulit kering yang disertai dengan rasa gatal, pecah-pecah, bengkak. Penyakit ini merujuk pada penyakit eksim atopik atau dermatitis atopik yang dapat menyerang bayi, remaja, dewasa sampai lansia.

Rasa gatal yang disebabkan karena eksim kering memanglah sangat mengganggu, sehingga orang yang terinfeksi ingin terus menggaruk kulitnya yang bermasalah. Namun perlu diketahui bahwa dalam menggaruk area kulit tersebut jangan terlalu kasar karena dengan begitu malah akan menyebabkan ruam. Saat kulit atau ruam terus menerus digaruk dengan keras maka dapat memicu resiko terinfeksi penyakit lain seperti penyakit staphylococcus, herpes simplex dan candida.

Penyebab infeksi dermatitis atopik atau eksim kering

Selain yang sudah dijelaskan di atas, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab atau malah memperburuk kondisi kulit akibat dermatitis atopik diantaranya seperti :

  1. Alergi yang disebabkan karena bulu hewan, debu atau juga makanan.
  2. Keringat yang dikeluarkan oleh tubuh terlalu berlebih.
  3. Kebiasaan mandi yang terlalu lama.
  4. Cuaca dingin atau terlalu panas.
  5. Sering atau sudah menjadi kebiasaan dalam menggaruk kulit.
  6. Akibat dari bahan kain dari pakaian yang dikenakan.
  7. Efek lain dari pembersih atau sabun.

Gejala eksim kering yang sering dirasakan

Gejala eksim kering atau dermatitis atopik ini berbeda-beda, tergantung pada siapa yang terkena penyakitnya. Seperti jika penyakit ini menginfeksi bayi gejalanya yaitu kulit memerah, bersisik di kulit kepala, tangan dan kaki. Untuk anak dengan usia diatas 5 tahun sampai orang dewasa gejalanya sering muncul di area siku, lutut, belakang leher, lipatan paha dan bokong. Dermatitis atopik dapat menyebabkan rasa gatal di kulit yang terus menerus terlebih pada malam hari rasa gatal yang timbul akan semakin terasa.

Umumnya eksim kering ini menyebabkan beberapa gejala yaitu :

  1. Kulit yang terinfeksi menjadi lebih tebal atau pecah pecah.
  2. Daerah kulit yang terinfeksi juga dapat menjadi kering dan bersisik.
  3. Muncul ketombe yang susah untuk dihilangkan.
  4. Mungkin juga terdapat benjolan kecil berisi air yang mudah pecah.

Benarkah infeksi kulit ini mudah menular ?

Penyakit ini menginfeksi pada kulit, sehingga banyak orang yang berpendapat bahwa eksim kering mudah menular karena kontak langsung dengan orang yang sedang terinfeksi. Padalah kenyataannya dermatitis atopik ini tidaklah menular kecuali jika anda sedang menderita bakteri seperti staph atau herpes maka kondisi ini bisa saja menular pada orang dengan penyakit eksim kering.

Penanganan infeksi eksim kering yang dapat anda lakukan

Anda dapat melakukan penanganan untuk infeksi eksim kering ini yang bertujuan untuk mengurangi infeksi atau mengurangi rasa gatal pada kulit. Penanganan yang dimaksud yaitu seperti :

  • Sebisa mungkin hindari untuk menggaruk kulit, memang infeksi kulit ini menyebabkan rasa gatal yang sangat mengganggu dan tidak nyaman sehingga membuat anda ingin menggaruknya. Sebenarnya aktivitas menggaruk yang berlebihan pada area kulit malah dapat menyebabkan iritasi atau rusak yang semakin parah. Selain itu kuman atau bakteri yang ada pada jari maupun kuku tangan dapat juga menginfeksi dan membuat iritasi semakin parah. Jika memang rasa gatal sulit ditahan maka coba untuk mengusap secara perlahan untuk menghindari terjadinya iritasi. Anda juga dapat menggunakan air dingin untuk mengkompres selama 10 sampai 15 menit jika dirasa gatal itu muncul.
  • Jauhi hal yang menyebabkan kambuhnya eksim kering, infeksi ini pada setiap orang berbeda-beda penyebabnya. Oleh karena itu perlu anda perhatikan faktor apa saja yang dapat menyebabkan infeksi kulit ini kembali terjadi. Jauhi dan jangan lakukan kemudian cari solusi supaya iritasi kulit tidak kambuh lagi.
  • Coba gunakan pelembab kulit, karena dermatitits atopik atau eksim kering dapat membuat kulit menjadi pecah-pecah dan kering. Untuk itu gunakan pelembab kulit sehabis mandi, ketika dirasa kulit telah kering dan sebelum tidur yang dapat menjaga kulit tetap menjadi sehat.
  • Jangan mandi terlalu lama, ternyata dengan anda mandi terlalu lama malah membuat kulit menjadi rusak dan kering sehingga hal tersebut dapat menyebabkan infeksi eksim kering. Waktu mandi yang ideal bagi anda yaitu berkisar 5 sampai 10 menit saja.

Jika anda butuh konsultasi medis dalam penanganan penyakit kulit ini dapat mengklik salah satu gambar dibawah ini. Jangan ragu karena konsultasi gratis via whatsapp maupun telepon dengan tenaga medis yang berkompeten dan berpengalaman. Tunggu apalagi, infeksi eksim kering jangan didiam karena dikhawatirkan malah menjadi pemicu infeksi kulit lainnya segera lakukan konsultasi atau pengobatan demi kesehatan kulit anda.

Klinik kulit kelamin
Penyebab Eksim Kering

Baca juga : Neurodermatitis – Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *