Ciri Keputihan Tidak Normal dan Tips Mengatasinya

Diposting pada
ciri keputihan tidak normal

Ciri keputihan tidak normal harus diketahui oleh kaum hawa, karena bisa saja keputihan menjadi pertanda adanya suatu masalah pada vaginanya. Keputihan merupakan salah satu masalah yang umum terjadi dan cukup mengganggu bagi sebagian wanita. Keputihan sendiri terjadi ketika keluarnya cairan atau lendir vagina. Umumnya, cairan atau lendir yang dikeluarkan secara alami oleh tubuh untuk menjaga vagina tetap bersih dan juga lembab, serta untuk melindungi dari infeksi.

Pada sebagian besar kasus, keputihan adalah hal yang normal terjadi. Namun, ada beberapa kondisi yang dapat membuat keputihan menjadi tidak normal. Maka dari itu, penting untuk mengatahui dan mengenali tanda keputihan normal dan tidak normal.

Kenali macam warna keputihan

Ada banyak warna keputihan yang berbeda, dan beberapa di antaranya mungkin menandakan bahwa vagina sedang bermasalah. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang berbagai warna keputihan, seperti:

Merah

Penyebab utama keluarnya cairan berwarna merah saat menstruasi adalah pendarahan. Namun, Anda harus segera mencari perhatian medis jika Anda melihat keputihan berwarna merah di luar siklus menstruasi Anda. Keputihan merah kadang-kadang bisa menandakan kanker endometrium.

Putih

Keputihan berwarna putih merupakan tanda vagina sehat jika gejala lain tidak ada. Namun, jika keputihan memiliki tekstur yang mirip dengan keju cottage atau disertai dengan bau yang menyengat, ini mungkin mengindikasikan adanya infeksi.

Kuning kehijauan

Biasanya keputihan agak menguning. Di sisi lain, cairan kuning tua, hijau kekuningan, atau hijau biasanya menunjukkan infeksi bakteri atau infeksi menular seksual.

Jernih atau bening

Ciri khas keputihan adalah keputihan yang bening. Ketika hasrat seksual meningkat segera sebelum ovulasi, selama kehamilan, dan waktu lainnya, wanita mungkin merasakan keputihan yang tidak berwarna.

Ciri keputihan normal dan tidak normal

Keputihan paling sering merupakan hal yang normal, namun ada beberapa hal yang menjadikan keputihan sebagai tanda yang berbahaya. Ciri-ciri keputihan normal dan tidak normal, sebagai berikut:

Keputihan normal

Keputihan merupakan kondisi yang normal atau disebut fisiologis yang terjadi setiap bulan. Umumnya keputihan akan muncul saat menjelang menstruasi ataupun sesudah menstruasi dan juga pada masa subur.

Warna keputihan yang normal adalah jernih dan transparan, atau bisa juga cair seperti air dan lengket. Keputihan normal umumnya tidak berbau atau mengeluarkan bau yang menyengat ataupun amis. Keputihan yang muncul sangat dipengaruhi oleh sistem hormonal, sehingga banyak sedikitnya cairan vagina sangat tergantung pada siklus bulanan.

Selain itu juga, kondisi lain seperti hamil, menyusui, terangsang secara seksual, memakai pil KB, masa ovulasi dan juga kondisi psikis seperti stress dapat saja membuat cairan keputihan keluar lebih banyak.

Ciri Keputihan tidak normal

Sementara itu keputihan tidak normal atau disebut keputihan patologis, pada umumnya terjadi diakibatkan oleh adanya infeksi bakteri, virus, jamur ataupun parasit. Jika keputihan sudah dalam kondisi yang tidak normal, maka akan ditandai oleh beberapa hal sebagai berikut:

  • Adanya rasa gatal didalam vagina dan juga sekitar bibir vagina
  • Cairan yang berwarna kuning ataupun hijau
  • Konsistensi cairan vagina lebih kental
  • Cairan vagina berbau tidak sedap, menyengat ataupun amis

Jenis keputihan ini merupakan tanda dari infeksi trikomoniasis yang pada umumnya dapat menular melalui hubungan seksual. Jika kondisi ini tidak segera diobati dapat menimbulkan daerah vagina menjadi tidak nyaman dikarenakan lembab ataupun selalu basah.

Apa penyebab keputihan tidak normal?

Keputihan yang normal menandakan tubuh yang sehat. Olahraga, penggunaan alat kontrasepsi, dan stres hanyalah beberapa dari berbagai penyebab keputihan yang dapat menyebabkan keputihan yang lebih banyak dari biasanya.

Menurut Kids Health, keputihan yang khas berwarna bening, putih, atau keputihan, lengket, dan melar. Keputihan abnormal biasanya disebabkan oleh infeksi, berikut beberapa penyebab keputihan tidak normal:

  • Kurangnya menjaga kebersihan vagina
  • Mengenakan pakaian dalam yang terlalu ketat sehinggat ketika berkeringat akan memudahkan tumbuhnya jamur
  • Membasuh area vagina dari arah anus ke arah depan
  • Mengidap penyakit tertentu seperti kanker serviks, diabetes, ataupun infeksi menular seksual lainnya seperti klamidia ataupun gonore
  • Menggunakan sabun pencuci kewanitaan

Tips mengatasi keputihan tidak normal

Sebenarnya vagina sudah memiliki keseimbangan keasaman vagina, meski begitu tetap saja ada kondisi yang membuat vagina mengeluarkan keputihan yang tidak normal. Maka dari itu, disarankan sebaiknya untuk menghindari penggunaan sabun kewanitaan ataupun cairan antiseptik lainnya.

Hal ini dapat menyebabkan keseimbangan pH dalam vagina terganggu, sehingga dapat membunuh bakteri baik. Keputihan yang tidak normal disebabkan oleh mati nya bakteri baik dalam vagina, sehingga tidak lagi adanya pertahanan yang cukup untuk melawan infeksi bakteri jahat.

Untuk menjaga kebersihan vagina, para wanita hanya perlu mencucinya dengan air hangat dibagian luarnya. Hindari untuk memasukan sabun ke dalam vagina. Selain itu juga, ketika membasuh vagina usaplah dari arah depan ke belakang. Hal ini bertujuan untuk mencegah bakteri dari anus masuk kedalam vagina yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi.

Keputihan tidak normal dapat disebabkan oleh berbagai macam bakteri, virus, jamur ataupun parasit, cara terbaik untuk mengobati keputihan tidak normal dengan benar dan tepat ialah dengan berkonsultasikan langsung dengan dokter kelamin terdekat. Terkait dengan pengobatannya, dokter umunya akan memberikan obat yang sesuai dengan penyebab keputihannya. Kemungkinan dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui kondisi organ reproduksi wanita, seperti vagina ataupun serviks.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *