infeksi jamutr atau pms

Perbedaan Infeksi Jamur dan Penyakit Menular Seksual

Diposting pada

Banyak orang yang masih bingung membedakan antara infeksi jamur dengan penyakit menular seksual (PMS/IMS). Keduanya memang sama-sama bisa menimbulkan gejala pada area kelamin, seperti gatal, keputihan, atau munculnya rasa tidak nyaman.

Gejala ini sering dianggap sebagai penyakit menular seksual (PMS), padahal bisa juga akibat infeksi jamur.

Karena gejalanya mirip, penting untuk mengetahui perbedaannya agar tidak salah dalam menangani.

Penyebab Infeksi Jamur vs PMS

Infeksi jamur

Umumnya disebabkan oleh jamur Candida albicans yang berkembang biak berlebihan di area lembap, seperti vagina atau penis.

  • Daya tahan tubuh menurun.
  • Diabetes yang tidak terkontrol.
  • Pemakaian antibiotik jangka panjang.
  • Pakaian dalam yang terlalu ketat dan lembap.
  • Perubahan hormon (misalnya saat hamil atau menstruasi).

Infeksi jamur lebih sering terjadi pada wanita, tapi pria juga bisa mengalaminya.

Pengobatan infeksi jamur umumnya bisa dengan krim antijamur dan menjaga kebersihan area genital.

Penyakit penular seksual

Penyebabnya oleh bakteri, virus, atau parasit yang menular melalui hubungan seksual tanpa pengaman.
Berikut beberapa jenis penyakit menular seksual yang cukup sering terjadi seperti:

  • HIV/AIDS (virus HIV).
  • Sifilis (Treponema pallidum).
  • Gonore (bakteri Neisseria gonorrhoeae).
  • Herpes genital (virus herpes simpleks).
  • Klamidia (bakteri Chlamydia trachomatis).
  • Trikomoniasis (parasit Trichomonas vaginalis).

Penyakit menular seksual bisa menimbulkan komplikasi serius, termasuk infertilitas, gangguan kehamilan, hingga kanker jika tidak melakukan pengobatan yang benar.

Cara Penularan Infeksi Jamur vs PMS

Untuk infeksi jamur tidak menular melalui hubungan seksual, tapi bisa muncul karena kebersihan yang kurang terjaga atau faktor kesehatan tertentu.

Meski begitu, jamur bisa saja berpindah ke pasangan, terutama bila sering kontak intim.

Sedangkan hampir semua jenis penyakit menular seksual menular lewat kontak seksual (vaginal, anal, atau oral) dan ada yang bisa menular lewat darah atau ibu ke bayi.

Gejala yang Muncul

Untuk gejala infeksi jamur bisa berupa:

  • Gatal dan perih di area kelamin.
  • Keputihan kental berwarna putih seperti keju.
  • Kemerahan atau bengkak sekitar organ intim.
  • Rasa sakit atau perih saat buang air kecil atau berhubungan intim.

Sedangkan untuk gejala penyakit menular seksual (bervariasi tergantung jenisnya) bisa berupa:

  • Keputihan berbau menyengat, kuning atau kehijauan.
  • Luka, lecet, atau lepuhan berisi cairan pada area kelamin.
  • Nyeri saat kencing atau keluar cairan tidak normal dari penis atau vagina.
  • Bisa gejala umum seperti demam, nyeri panggul, atau pembengkakan kelenjar getah bening.

Perbedaan Infeksi Jamur dan Penyakit Menular Seksual

perbedaan infeksi jamur dan ims

Meski infeksi jamur dan penyakit menular seksual memang sama-sama menyerang area kelamin, tapi keduanya berbeda jauh.

Penyebab infeksi jamur akibat adanya pertumbuhan jamur berlebih dan tidak selalu menular lewat hubungan seksual.

Sementara itu penyakit menular seksual bisa menular melalui kontak seksual dan bisa menimbulkan dampak serius bila tidak mengobatinya.

Karena gejala bisa tumpang tindih, pemeriksaan medis sangat penting untuk memastikan diagnosis dan mendapatkan pengobatan yang tepat.

Konsultasi gratis dengan dokter Klinik Raphael melalui nomor WhatsApp berikut!

konsultasi dokter kelamin
Konsultasi dokter online gratis
Gambar Gravatar
Penulis artikel kesehatan dari klinik raphael

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *