dermatitis numularis

Dermatitis Numularis – Penyebab, Cara Menghilangkan Bekasnya

Diposting pada

Dermatitis numularis atau juga bisa disebut eksim nummular atau eksim diskoid merupakan kondisi kelainan kulit kronis yang bisa memicu adanya bintik atau bercak lingkaran seperti koin. Bintik atau bercak akibat dermatitis numularis ini umumnya berefek gatal di kulit juga terdapat cairan bening dan nantinya akan menjadi kering, kasar atau berkerak.

Salah satu jenis kondisi kulit yang umum terjadi dan sering menyebabkan penderita merasa sangat tidak nyaman. Kondisi seperti ini bisa saja muncul pada kamu setelah terjadi luka bakar pada kulit, akibat gigitan serangga juga akibat dari gesekan yang menyebabkan rusaknya permukaan kulit.

Gangguan ini dapat saja berlangsung selama beberapa minggu, bulan atau bahkan tahunan dan juga dapat kambuh kembali suatu saat nanti. Walaupun lebih sering muncul di area tungkai, kondisi ini juga dapat saja terjadi dibagian tubuh manapun.

Selamat datang kembali di blog Klinik Raphael Cikarang! Setelah di atas sudah dibahas sedikit tentang dermatitis numularis, selanjutnya kami akan membahas yang lebih rinci lagi di bawah ini.

Jangan khawatir, kami akan membahasnya dengan jelas dan memberikan tips untuk menghilangkan bekas luka dermatitis numularis secara efektif.

Penyebab Dermatitis Numularis

Penyebab dari penyakit dermatitis numularis ini belum diketahui pastinya. Meskipun begitu, sebagian besar kasus ini diduga terjadi diakibatkan oleh penderita yang memiliki kondisi kulit yang sangat kering dan juga sensitif terhadap zat-zat tertentu, seperti logam, formalin, atau pun obat-obatan tertentu.

Namun ada beberapa faktor yang harus dipahami dan menyebabkan kamu lebih beresiko terkena penyakit dermatitis numulari, seperti:

  • Pria dengan usia lebih dari 50 tahun
  • Memiliki kulit sensitif yang mudah mengalami iritasi
  • Anggota keluarga dengan riwayat alergi, asma ataupun dermatitis atopik
  • Kondisi yang menyebabkan peredaran darah terhambat
  • Mengalami cedera yang ringan pada kulit, seperti terkena gigitan serangga
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu
  • Tempat tinggal didaerah beriklim kering atau dingin
  • Stress dan perubahan temperatur udara

Gejala yang Muncul Akibat Dermatitis Numularis

Gejala utama dari dermatitis numularis ialah adanya bercak yang menonjol di permukaan kulit. Bercak ini berbentuk seperti koin dengan tekstur yang kasar berwarna kecoklatan atau kemerahan.

Penyakit kulit ini pada beberapa orang bisa menyerupai kurap karena di bagian tengahnya terdapat bercak yang kelihatan bersih.

Sebelum menjadi bercak yang menonjol, dermatitis numularis diawali dengan adanya muncul bintik-bintik kecil kemarahan pada kulit. Bintik ini yang kemudian bergabung menjadi lingkaran yang lebih besar. Bercak ini dapat saja membengkak, melepuh dan juga mengeluarkan cairan.

Bercak dermatitis numularis ini akan terasa menyengat seperti terbakar dan juga sangat gatal, terutama jika di malam hari. Namun pada beberapa kasus, penyakit kulit ini hanya kelihatan sedikit bercak bahkan hanya muncul satu bercak saja.

Dermatitis numularis ini dapat terjadi diarea tubuh manapun. Namun, ini lebih sering muncul di tungkai. Kondisi seperti ini jika dibiarkan dapat menyebabkan terjadinya infeksi bakteri. Keadaan ini dapat ditandai dengan beberapa gejala berikut:

  • Bercak yang berubah warna menjadi kekuningan
  • Keluarnya banyak cairan dari bercak
  • Kulit sekeliling bercak menjadi meradang

Cara Mengatasi Dermatitis Numularis

cara-menghilangkan-bekas-dermatitis-numularis

Saat kamu mengalami dermatitis numularis, penting untuk mengambil langkah-langkah untuk mengatasi kondisi ini dan mengurangi gejalanya. Berikut ini beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk membantu mengatasi penyakit kulit dermatitis numularis, seperti:

  • Gunakan pelembap kulit rutin dibagian kulit yang tampak untuk menjaga kelembapan terutama ketika kamu sehabis mandi.
  • Jauhi apa saja yang dicurigai sebagai penyebabnya seperti produk-produk berbahan kimia dan yang menyebabkan iritasi kulit.
  • Menggunakan obat topikal yang telah direkomendasikan oleh dokter untuk membantu kamu dalam mengatasi gatal dan juga peradangan pada kulit.
  • Terapi cahaya ultraviolet (UV) yang dapat membantu mengurangi peradangan kulit sehingga mempercepat dalam proses penyembuhan.

Dengan berupaya mengubah pola hidup sehat sehingga membantu memulihkan kesehatan kulit yang rusak akibat peradangan. Kamu bisa memulai dengan menghindari kebiasaan menggaruk bagian kulit yang terdampak. Juga penting untuk melindungi bagian kulit tersebut agar tidak terluka atau tergores oleh benda kasar.

Menjaga kulit tetap terhidrasi merupakan langkah yang sangat dianjurkan untuk mencegah terjadinya peradangan. Caranya adalah dengan merendam bagian kulit dalam air selama 3 menit, kemudian mengoleskan pelembab pada kulit yang setengah kering.

Lamanya waktu penyembuhan bervariasi tergantung pada tingkat keparahan dan respon tubuh terhadap perawatan. Biasanya, kamu akan mulai membaik dalam beberapa minggu setelah melakukan penanganan.

Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal di Kulit

Salah satu cara alami yang efektif untuk mengatasi bekas gatal di kulit adalah dengan menggunakan lidah buaya (aloe vera). Lidah buaya memiliki sifat anti-inflamasi dan mampu mempercepat proses penyembuhan kulit. Kamu dapat mengambil gel lidah buaya lalu mengoleskannya secara langsung pada bekas gatal setiap hari.

Minyak kelapa juga memiliki sifat pelembab alami yang bisa membantu untuk mengurangi bekas luka gatal di kulit.

Beberapa produk skincare mengandung bahan-bahan seperti vitamin C, asam kojik, dan niacinamide yang dapat membantu mengurangi pigmentasi pada bekas gatal. Pilihlah produk yang mengandung bahan-bahan tersebut untuk hasil yang optimal.

Konsultasi dengan Dokter Kulit Terdekat

Perlu diperhatikan ya teman-teman artikel ini hanya bertujuan sebagai panduan informasi dan tidak menggantikan saran medis dari dokter kulit atau profesional kesehatan lainnya. Jika Anda mengalami masalah kulit yang serius, segera konsultasikan ke dokter.

Jika mengalami gejala dari dermatitis numularis yang telh dijelaskan diatas, segera periksakan diri ke dokter. Pemeriksaan dari dokter kulit terdekat diperlukan agar gejala dan gangguan ini dapat diatasi sedini mungkin dan untuk mencegah terjadinya komplikasi serius.

Klinik Raphael Cikarang memberikan pelayana kesehatan salah satunya dengan menyediakan konsultasi online gratis dengan dokter kulit berpengalaman.

konsultasi dokter online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *