Bahaya Herpes Simplex yang Jarang Diketahui

Diposting pada
bahaya herpes simplex

Bahaya herpes simplex bisa sangat mengancam pada diri Anda yang menganggap sepele penyakit ini. Jadi sangat disarankan bagi Anda yang mengidap atau dicurigai sedang bergejala untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Jadi, jika memang benar ada virus herpes simplex dalam diri Anda,bisa segera diobati.

Herpes simplex merupakan salah satu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh virus herpes simplex. Infeksi ini umumnya menyerang bagian kulit, kelamin ataupun mulut yang akan menyebabkan terjadinya luka lecet disertai rasa sakit.

Luka seperti sariawan pada kelamin bisa saja terjadi akibat virus herpes ini namun terkadang penyakit ini datang tanpa bergejala.

Ketahui tanda dan gejala jika terinfeksi

HSV tipe 1

Gejala HSV 1 sering disebut dengan luka dingin, dikarenakan dapat muncul di bagian luar mulut/bibir, di dalam mulut ataupun lidah. Gejala ini dapat berlangsung selama 3-10 hari dan luka dapat kambuh di area yang sama. Gejala lain yang dapat muncul, diantaranya:

  • Lecet ataupun berkerak
  • Adanya rasa sakit ketika mengunyah, menelan ataupun berbicara
  • Timbulnya luka dan area sekitarnya akan terasa gatal

HSV tipe 2

HSV tipe 2 atau herpes genital lebih sering menyerang area genital pria ataupun wanita. Gejala yang akan timbul, diantaranya:

  • Muncul luka lepuh yang berisi cairan
  • Gatal atau terbakar di area genital ataupun anal
  • Nyeri di kaki, bokong atau area genital
  • Rasa nyeri saat buang air kecil
  • Keputihan yang tidak normal

Pencegahan yang dapat dilakukan

Risiko herpes genital dapat mengakibatkan banyak komplikasi serius jika herpes tidak diobati.
Herpes dapat dihindari, sama seperti semua penyakit lainnya. Menghindari kontak kulit langsung dengan penderita herpes simpleks tipe 1 atau tipe 2 adalah cara terbaik untuk mencegahnya. Selain itu, hindari berbagi barang pribadi dengan individu yang positif herpes. Ini bisa membuat risiko penularan lebih tinggi.

Walaupun jarang terjadi, penyakit herpes tentunya berisiko menimbulkan komplikasi yang dapat mempengaruhi bagian tubuh lainnya. Komplikasi herpes umumnya terjadi dalam 2 kondisi, yaitu:

  • Saat bayi baru lahir yang dilahirkan oleh ibu yang mengidap herpes
  • Seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah, seperti pengidap HIV

Bahaya Herpes simplex yang mengancam

Herpes genital tidak secara langsung menyebabkan kematian pada orang yang terinfeksi. Namun, penyakit ini kronis dan dapat menyebabkan masalah selama bertahun-tahun.

Penyebaran herpes genital secara bertahap, kemunculannya akan bergantung pada sistem kekebalan tubuh pasien itu sendiri sehingga jika tidak ditangani dan tidak segera diobati dapat menyebabkan komplikasi dan juga dapat menyebabkan kematian.

Jangan sampai herpes tidak diobati, bahaya herpes genital dapat menyebabkan banyak komplikasi serius. Adapun bahaya komplikasi herpes yang jarang diketahui orang banyak, diantaranya:

Herpes Diseminata

Ketika infeksi virus herpes menyebar kembali ke area yang pernah terinfeksi. Contohnya seperti, luka herpes HSV tipe 2 bisa kambuh kembali dan mempengaruhi sekitar area vagina atau HSV tipe 1 yang dapat mempengaruhi area lidah saat kambuh kembali.

Untuk herpes diseminata ini dapat terjadi lebih parah, karena virus ini dapat menyebar ke seluruh kulit dan bagian lain dari tubuh, termasuk otak.

Herpes Okular

Jenis infeksi HSV tipe 2 yang mempengaruhi mata. Umumnya, herpes ini sering diidentifikasi pada bayi baru lahir yang kemungkinan terkena virus saat proses persalinan. Gejala yang ditimbulkan dapat menyakiti kelopak mata atau mata.

Gangguan pada Pendengaran

Sering dikaitkan dengan gangguan pendengaran yang muncul secara tiba-tiba. Kondisi seperti ini dapat dialami oleh orang dewasa, anak-anak ataupun bayi baru lahir. Komplikasi seperti ini dapat terjadi apabila virus herpes mempengaruhi saraf yang mengontrol pendengaran.

Radang Otak

Infeksi virus herpes yang lebih serius dan dapat berakibat fatal salah satunya ialah radang otak. Radang otak merupakan infeksi serius yang menyebabkan keterlambatan perkembangan pada anak-anak ataupun defisit kognitif pada orang dewasa.

Bahan alami untuk mengatasi herpes

Anda juga dapat menggunakan obat organik seperti daun sirih, lidah buaya, madu, dan minyak kelapa untuk mengobati herpes. Semuanya adalah antiseptik alami yang dapat mengobati kasus herpes ringan. Hubungi dokter kelamin terbaik Anda segera jika belum sembuh setelah jangka waktu tertentu.

klinik Pengobatan gonore
Telepon Klinik kelamin Raphal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *