Kapalan atau callus yaitu masalah kulit yang ditandai dengan penebalan dan pengerasan pada kulit yang biasanya terjadi pada telapak tangan, kaki, siku maupun lutut.
Pernah lihat tangan kamu jadi keras, kering, bahkan agak tebal pada bagian tertentu? Nah, itu tandanya kamu punya kapalan.
Biasanya muncul karena tangan sering bergesekan atau bekerja keras tanpa perlindungan entah karena angkat beban, kerja kasar, atau bahkan main gitar tiap hari.
Walau kelihatannya sepele, kapalan bisa bikin kulit terasa kasar dan gak nyaman. Yuk, cari tahu penyebabnya dan cara ampuh untuk mengatasinya!
Sebelum membahas cara mengatasi kapalan atau callus, berikut ini tanda dan gejala kapalan yang biasa terjadi, antara lain:
- Kulit kering dan pecah-pecah.
- Terasa tebal dan mengeras pada kulit.
- Permukaan kulit yang menebal terasa kasar.
- Terkadang menimbulkan nyeri dibawah kulit.
Daftar Isi
Kapalan di Tangan Karena Apa?
Kapalan (callus) adalah reaksi alami kulit untuk melindungi diri dari gesekan dan tekanan berlebih. Jadi sebenarnya, tubuh kita cuma “melindungi” bagian yang sering tertekan.
Tapi kalau kamu biarkan, lapisan kulit yang menebal ini bisa jadi keras banget dan kadang muncul rasa nyeri.
Beberapa aktivitas yang dapat menimbulkan kapalan antara lain:
- Tidak rutin merawat tangan.
- Kutil kering dan kurang lembap.
- Memainkan alat musik petik ataupun gesek.
- Mengangkat beban berat misal olahraga angkat besi.
- Tidak menggunakan kaos kaki saat menggunakan sepatu.
- Menggunakan alat kerja seperti cangkul, palu, atau barbel.
- Sering menulis juga menggambar menggunakan kuas atau pulpen.
- Menggunakan sepatu yang menimbulkan rasa tidak nyaman, seperti sepatu hak tinggi, sepatu sempit, atau terlalu longgar.
Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kapalan, antara lain:
- Riwayat bunion yaitu benjolan pada sendi pangkal jempol kaki.
- Berjalan dengan cara menumpukan berat badan hanya pada bagian kaki tertentu, misalnya tumit.
- Mengalami osteofit (benjolan yang tumbuh sekitar persendian) pada jari tangan atau telapak kaki.
Baca juga : Penyebab Bercak Merah pada Kulit
Mengatasi Kapalan di Tangan Sendiri
Rendam tangan dengan air hangat
Rendam tangan selama 10 sampai 15 menit dalam air hangat untuk melembutkan kulit kapalan. Kamu bisa tambahkan sedikit garam atau sabun lembut supaya kotoran ikut terangkat.
Setelah itu, gosok perlahan dengan batu apung atau sikat lembut.
Gunakan pelembap setiap hari
Kapalan sering muncul karena kulit terlalu kering, sehingga baik menggunakan hand cream atau pelembap dengan kandungan shea butter agar kulit tetap lembap dan lembut.
Oleskan setiap kali habis cuci tangan atau sebelum tidur.
Eksfoliasi dengan lembut
Lakukan scrub tangan 1 sampai 2 kali seminggu untuk mengangkat sel kulit mati. Kamu bisa pakai scrub alami dari campuran gula dan minyak zaitun.
Tapi jangan terlalu kasar, karena khawatir nanti malah bikin iritasi kulit.
Gunakan sarung tangan saat bekerja
Kalau kamu sering bekerja pakai tangan (tukang, petani, atlet, atau bahkan barista), gunakan sarung tangan pelindung. Selain mencegah kapalan, ini juga bisa melindungi tangan dari luka kecil.
Hindari mengupas kapalan secara paksa
Banyak orang tergoda buat “mengelupas” kulit kapalan, padahal ini bisa bikin kulit luka atau infeksi. Lebih baik biarkan kulit mengelupas alami setelah perendaman dan pelembutan.
Oleskan salep atau krim pengelupas
Kalau kapalan sudah tebal banget, kamu bisa pakai salep yang mengandung asam salisilat. Dalam penggunaannya harus sesuai petunjuk dokter agar kapalan perlahan menipis.
Menghindari aktivitas berulang
Jangan mengulagi aktivitas berulang yang menjadi penyebab kapalan atau callus ini. Karena aktivitas seperti memakai sepatu yang ketat, tidak memakai sarung tangan saat sedang bekerja dapat menyebabkan kapalan.
Pengobatan Kapalan atau Callus
Jika beberapa saran menghilangkan kapalan tersebut sudah kamu lakukan namun kapalan tidak kunjung hilang maka hubungi dokter untuk meminta bantuan menghilangkan kapalan.
Biasanya dokter akan memberikan penanganan seperti:
- Memotong atau mengupas kulit yang menebal akibat kapalan.
- Antibiotik dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri.
- Obat antinyeri berguna untuk mengurangi rasa nyeri pada kulit yang mengalami penebalan.
- Obat golongan keratolitik yang berguna untuk mengobati masalah kulit tebal, bersisik dan kering.
- Dokter mungkin juga akan mengoleskan plester yang mengandung 40% asam salisilat (Clear Away, MediPlast, dan lainnya).
Baca juga : Jenis Penyakit Kulit
Bisa Sembuh Total Gak Sih?
Tentu bisa! Tapi kuncinya ada pada konsistensi perawatan dan pencegahan yang kamu lakukan. Perlu mengetahui bahwa kulit tangan yang sering terkena gesekan terus-menerus pasti akan cenderung mudah kapalan lagi.
Jadi, rawat tangan kamu dengan baik, jangan tunggu sampai keras dan sakit dulu baru panik.
Kapan Harus ke Dokter?
Kunjungi dokter terdekat alau kamu merasa kapalan muncul dengan beberapa gejala berikut:
- Nyeri hebat.
- Tangan terasa kebas.
- Luka terbuka atau berdarah.
- Perubahan warna kulit (jadi kehitaman atau kekuningan).
Segera konsultasi ke dokter jika kondisi seperti itu bisa menandakan infeksi atau masalah kulit lain yang butuh penanganan medis yang tepat.
Kapalan di tangan memang sering dialami orang yang bekerja keras, tapi bukan berarti harus dibiarkan. Dengan perawatan sederhana seperti merendam tangan, menggunakan pelembap, dan melindungi kulit dari gesekan, kapalan bisa hilang dan tangan kamu tetap halus lagi.
Kalau sudah parah, jangan ragu untuk datang ke Klinik Raphael agar bisa mendapat penanganan dengan aman dan efektif.
Sumber referensi:
Mayo Clinic. “Corns anda Calluses”. https://www.mayoclinic.org/. Accessed November 13, 2025.
Cleveland Clinic. “Corns anda Calluses”. https://my.clevelandclinic.org/. Accessed November 13, 2025.




